
Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh.
Bissmillahir rohmaanir rohiim.
Satu hal buat renungan kita bersama.
Tuk merenungkan Indahnya malam pertama.
Tapi bukan malam penuh keNikmatan Dunia semata.
Juga bukan malam pertama masuk kepwraduan Adam & Hawwa.
Justru malam pertama pernikahan kita dengan Sang Maut.
Sebuah malam yang meninggalkan isak tangis sanak saudara.
Hari itu mempelai dimanjakan, mandi-pun harus dimandikan.
Seluruh badan kita terbuka, tak ada sehelai benang-pun yang menutupinya, tak ada sedikit-pun rasa malu..
Seluruh badan digosok dan dibersihkan.
Kotoran dari lubang hidung dan Anus di keluarkan.
Bahkan lubang (...) itu-pun ditutupi kapas putih..
Itulah sosok kita, itu-lah Jasad kita waktu itu..!!
Setelah selesai dimandikan, kita-pun dipakaikan Gaun Cantik berwarna Putih.
kain itu jarang orang yang memakainya, karena bermerk sangat terkenal bernama KAFAN..!!
Wewangian ditaburkan ke Gaun kita.
Bagian kepala, badan dan kaki di ikatkan..
Tetap itu-lah Wajah kita..!!
Keranda pelaminan langsung disiapkan.
Pengantin bersanding SENDIRIAN..!!!
Mempelai diarak keliling kampung bertandukan tetangga menuju Istana KEABADIAN, sebagai simbol asal-usul..
Kita di iringi dengan langkah gontai seluruh keluarga.
Serta rasa haru para Handai taulan.
Gamelan Syahdu berSyairkan Adzan dan kalimah Dzikir..
Akad Nikah bacaan Talkin...
Berwalikan liang lahat, saksinya Nisan yang telah tiba duluan.
Siraman air mawar, pengantar Akhir kerinduan....
Dan Akhirnya....
Tiba-lah saat nya masa pengantin menunggu dan ditinggal sendirian..
Tuk mempertanggung jawabkan seluruh langkah kehidupan.
Malam pertama bersama kekasih ditemani rayap-rayap dan cacing tanah.
Dan ketika tujuh langkah telah pergi.
Kita-pun ditanya oleh Sang Malaikat..!
Kita tak tau...
Apakah akan memperoleh Nikmat Kubur.??
Ataukah kita akan memperoleh siksa Kubur..???
Kitak tak tau.... dan tidak seorang pun yang tau...
Tetapi anehnya...
Kita tak pernah galau ketakutan, padahal Nikmat atau Siksa kah yang akan kita terima..???
Kita sungkan sekali meneteskan airmata ketika ber Do'a memohon ampunan....
seolah barang berharga yang sangat mahal..
Dan DIA kekasih itu..
Menempatkan kita ke SYURGA, ataukah melempar kita ke NERAKA..???
Tentunya Kita mengharap menjadi Ahli Syurga
Tapi.....
Tapi sudah pantaskah perbuatan kita selama ini untuk di sebut sebagai AHLI SYURGA..????
Renungkan..
Renungkan-lah wahai Manusia...!!
Kemana Akhir tujuan kita..???
Wallahu A'lam Bishowab..
Wassalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh..
Thursday, 9 June 2011
==> SEBUAH RENUNGAN <==
Posted by Thie Chubiez at 17:24==> MALAIKAT DI DUNIA ADALAH IBU <==
Posted by Thie Chubiez at 17:18
Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh.
Bissmillahir rohmaanir rohiim.
*Suatu ketika seorang Bayi siap dilahirkan kedunia.
Menjelang diturunkan, dia bertanya kepada Tuhan:
"Wahai Tuhan, Para Malaikat disini mengatakan bahwa besok Engkau akan mengirim ku ke dunia. Tetapi bagaimana cara saya hidup disana? Saya begitu kecil dan lemah.?" Tanya Si Bayi.
Tuhan Menjawab:
"AKU telah memilih mu satu malaikat untuk mu, Ia akan menjaga dan mengasihi mu."
"Tapi disana apa yang saya lakukan hanya-lah bernyanyi dan tertawa, ini cukup bagi saya untuk bahagia." Kata Si Bayi.
Tuhan pun menjawab:
"Malaikat mu akan bernyayi dan tersenyum untuk mu setiap hari, dan kamu akan merasakan kehangatan Cintanya dan jadi lebih bahagia."
Si Bayi pun bertanya kembali:
"Dan apa yang dapat saya lakukan saat saya ingin bicara kepada-Mu.??"
Sekali lagi Tuhan menjawab:
"Malaikat mu akan mengajarkan bagaimana cara kamu ber Do'a."
Si Bayi pun masih belum puas, Ia pun bertanya lagi:
"Saya mendengar dibumi banyak orang jahat, siapa yang akan melindungi saya.?"
Dengan penuh kesabaran, Tuhan pun menjawab:
"Malaikat mu yang akan melindungi mu dengan taruhan jiwanya sekali-pun."
Si Bayi masih tetap belum puas, dan melanjutkan pertanyaan nya:
"Wahai Tuhan, tapi saya akan bersedih karena tidak bisa melihat Engkau lagi."
Dan Tuhan pun menjawab:
"Malaikat mu akan menceritakan kepada mu tentang AKU, dan akan mengajarkan begaimana agar kamu bisa kembali kepada-KU, walau-pun sesungguhnya AKU berada di sisi mu."
Saat itu Syurga begitu tenangnya, sehingga Suara dari bumi dapat terdengar.
Dan Sang Bayi dengan suara lirih bertanya:
"Wahai TUhan, jika saya harus pergi sekarang, bisakah Engkau memberi tau, siapa nama Malaikat dirumah ku nanti.?"
Tuhan pun menjawab:
"Kamu dapat memanggil malaikat mu... "IBU"...
~ ~ ~ ~ >*< ~ ~ ~ ~
*Sahabat..!
Menjadi alasan yang kuat bagi seorang Muslim wajib mentaati Orang Tua, terutama seorang IBU.
"Penuhilah Hak seorang Ibu, sebaba Syurga, berada dibawah telapak kakinya"
(HR. Imam Ahmad dan Nasa'i)
IBU adalah Wanita yang penuh Cinta, maka respon-lah Cinta itu. Sesungguhnya Syurga dan ke Ridho'an Allah tergantung bagaimana kit merespon Cinta IBU.
"Robbirharhumma kama Robbayani sighoro"
{Wahai Tuhan ku, kasihanilah mereka keduanya, sebagaimana mereka mendidik aku sewaktu kecil}
(QS. 17;24)
"Ridho Allah tergantung kepada KeRidhoan orang tua, dan Murka Allah tergantung kepada keMurkaan orang tua"
(HR. Bukhari, Ibnu Hibban, Tirmidzi dan Hakim)
~ ~ ~ ~ >*< ~ ~ ~ ~
I love U IBU, aku Rindu kepada mu..!
Wassalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh..
Thursday, 12 May 2011
to my brother
Posted by Thie Chubiez at 07:56Ditengah merahnya mega... Di dalam sunyinya senja... Kutulis sebuah puisi padamu... Walau kutahu tak menarik untukmu... Seiring berjalannya waktu... Berputarnya bumi... Terbenamnya mentari... Dan munculnya bulan di malam hari... Bertambah pula usiamu... Semoga engkau sehat selalu... Selamat ulang tahun kakaku... Karena hanya itu yang dapat aku berikan padamu...
Wednesday, 20 April 2011
Yang Membuat Wanita Menggilai Pria
Posted by Thie Chubiez at 17:11Pria bisa menjadi sangat seksi di mata wanita. Bukan hanya karena bentuk tubuh dan parasnya yang rupawan, tapi juga sikap manisnya yang membuat wanita jatuh cinta.Berikut beberapa karakter pria yang mampu membuat wanita tak ragu mengejar, seperti dikutip dari laman Times of India:1. DiamWanita menyukai karakter ini karena menyimpan sisi misteri. Bagi wanita, karakter ini memperlihatkan sosok yang memancing rasa penasaran. Namun, bukan berarti wanita tak suka pria yang banyak bicara. Hanya, wanita seringkali merasa hilang rasa saat melihat pria banyak cakap yang tak alami. Wanita justru akan melihat sisi kekonyolan dari pria yang banyak bicara hanya demi menarik perhatian wanita.2. Membangun MistikSekali lagi, wanita sangat senang sisi misteri seorang pria. Wanita akan menyimpan rasa penasaran saat melihat banyak informasi yang masih tertutup saat berkenalan. Wanita suka pria yang tak terlalu banyak mengumbar cerita sebelum ditanya.3. Humor renyahWanita senang pria yang humoris tetapi tidak ‘jayus’. Selain mencairkan suasana yang beku, humor yang menarik bisa menjadi daya tarik tersendiri di mata wanita. Humor bisa mengungkap kecerdasan pria.4. Tarik ulurWanita suka dibuat penasaran. Itulah mengapa wanita seringkali justru tergila-gila dengan pria yang tak terlalu agresif. Rasa penasaran itu seringkali tumbuh menjadi rasa kehilangan saat si pria tiba-tiba menghilang sesaat dan muncul lagi dengan sentuhan romantis.5. Penuh perhatianSetiap gadis senang diperlakukan seperti putri. Namun, sebelum melakukannya lebih jauh seperti membeli mawar dan kado, kirimkanlah pesan-pesan sederhana yang mampu menarik perhatiannya.
Saturday, 9 April 2011
Penyakit Insomnia dan Pencegahannya....
Posted by Thie Chubiez at 21:48Maaf kalau tulisan ini kurang berkenan
Sebenarnya ini hanya untuk mengingatkan saya sendiri yang kadang tidur terlalu malam atau malah kadang kepagian :-X
Pada dasarnya manusia membutuhkan sepertiga waktu hidupnya atau sekitar 6-8 jam sehari. Secara alami dan otomatis jika tubuh lelah maka kita akan merasa mengantuk sehingga memaksa tubuh kita untuk beristirahat secara fisik dan mental.
Menurut penelitian, orang yang tidur selama 6,5 sampai 7,5 jam dalam sehari akan memiliki hidup yang lebih panjang dari pada yang tidurnya hanya memakan waktu kurang dari 6,5 jam atau lebih dari 8 jam perhari.
Apasih tidur itu?
Tidur adalah merupakan suatu kondisi istirahat alami yang dialami oleh manusia dan hewan-hewan lainnya yang sangat penting untuk kesehatan.
bagaimana kah tahapannya?
1. Awal
2. Non rapid eyes movement (non-rem)
3. Rapid Eyes Movement (rem)
4. Dream Sleep
Lalu apa gunanya kita tidur cukup?
1. Regenerasi sel-sel tubuh yang rusak menjadi baru.
2. Memperlancar produksi hormon pertumbuhan tubuh.
3. Mengistirahatkan tubuh yang letih akibat aktivitas seharian.
4. Meningkatkan kekebalan tubuh kita dari serangan penyakit.
5. Menambah konsentrasi dan kemampuan fisik.
Lalu apakah Insomnia itu?
Insomnia adalah suatu gangguan tidur yang memiliki gejala lesu sepanjang hari karena kekurangan waktu tidur. Umumnya penderita insomnia akan sulit tidur jika terbangun di malam hari.
Bagaimana seseorang bisa terkena insomnia?
1. Faktor fisik seperti karena sedang sakit pilek, asma, sinus, dan lain-lain.
2. Faktor lingkungan yaitu seperti adanya aroma tidak sedap, polusi suara yang bising, asap, lingkungan sosial yang sedang tidak aman.
3. Faktor gaya hidup tidak sehat seperti akibat rokok, minuman keras, obat kuat, dsb.
4. Faktor psikologis yaitu seperti stres yang terus-menerus.
5. Faktor prikiatris akibat rasa depresi yang dialami seseorang.
Insomnia sendiri ada 3 jenis:
1. Insomnia transient yang bersifat sementara
2. Insomnia jangka pendek yang dapat berlangsung selama beberapa minggu
3. Insomnia kronis yang dapat diderita selama lebih dari tiga minggu
Berikut ini beberapa cara untuk menghindari Insomnia
1. Menjalani pola hidup sehat misalnya tidak merokok, tidak begadang, tidak memakai narkoba, tidak minum alkohol, dll.
2. Memiliki jadwal tidur yang cukup dan normal.
3. Memilih lingkungan yang tenang, sehat dan nyaman untuk tidur.
4. Berolah raga secara rutin dan teratur.
5. Makan secara teratur, sehat dan cukup agar selama tidur tidak lapar.
6. Hindari minum terlalu banyak minuman yang mengandung kafein seperti kopi, coklat, teh, dsb.
Demikian kiranya tulisan ini bermanfaat terima kasih atas perhatiannya
Friday, 8 April 2011
Miskin Tapi Kaya....
Posted by Thie Chubiez at 19:49Penulis:
Abu Abdilmuhsin Firanda Andirja
Madinah, 10 04 1432 H / 15 03 2011 M
www.firanda.com
Imam As-Syafii rahimahullah berkata :
إِذَا مَا كُنْتَ ذَا قَلْبٍ قَنُوْعٍ ..... فَأَنْتَ وَمَالِكُ الدُّنْيَا سَوَاءُ
Jika engkau memiliki hati yang selalu qona'ah …
maka sesungguhnya engkau sama seperti raja dunia
Sekitar tujuh tahun yang lalu saya berkunjung di kamar seorang teman saya di Universitas Madinah yang berasal dari negara Libia, dan kamar tersebut dihuni oleh tiga mahasiswa yang saling dibatasi dengan sitar (kain) sehingga membagi kamar tersebut menjadi tiga petak ruangan kecil berukuran sekitar dua kali tiga meter. Ternyata… ia sekamar dengan seorang mahasiswa yang berasal dari negeri
Suatu saat akupun menginap di kamar temanku tersebut, maka aku dapati ternyata Ahmad bangun sebelum sholat subuh dan melaksanakan sholat witir, entah berapa rakaat ia sholat. Tatkala ia hendak berangkat ke mesjid maka akupun menghampirinya dan bertanya kepadanya, "Wahai akhi Ahmad, aku lihat engkau senantiasa ceria dan tersenyum, ada apakah gerangan", Maka Ahmadpun dengan serta merta berkata dengan polos, "Wahai akhi… sesungguhnya Imam As-Syafi'i pernah berkata bahwa jika hatimu penuh dengan rasa qonaa'h maka sesungguhnya engkau dan seorang raja di dunia ini sama saja".
Aku pun tercengang… sungguh perkataan yang indah dari Imam As-Syafii… rupanya inilah rahasia kenapa Ahmad senantiasa tersenyum.
Bahkan bagitu banyak raja yang kaya raya ternyata tidak menemukan kepuasan dengan harta yang berlimpah ruah… oleh karenanya sebenarnya kita katakan "Jika Anda memiliki hati yang senantiasa qona'ah maka sesungguhnya Anda lebih baik dari seorang raja di dunia".
Kalimat qona'ah merupakan perkataan yang ringan di lisan akan tetapi mengandung makna yang begitu dalam. Sungguh Imam As-Syafi'i tatkala mengucapkan bait sya'ir diatas sungguh-sungguh dibangun di atas ilmu yang kokoh dan dalam.
Seseorang yang qona'ah dan senantiasa menerima dengan semua keputusan Allah menunjukkan bahwa ia benar-benar mengimani taqdir Allah yang merupakan salah satu dari enam rukun Iman.
Ibnu Batthool berkata
وَغِنَى النَّفْسِ هُوَ بَابُ الرِّضَا بِقَضَاءِ اللهِ تَعَالىَ وَالتَّسْلِيْم لأَمْرِهِ، عَلِمَ أَنَّ مَا عِنْدَ اللهِ خَيْرٌ للأَبْرَارِ، وَفِى قَضَائِهِ لأوْلِيَائِهِ الأَخْيَارِ
"Dan kaya jiwa (qona'ah) merupakan pintu keridhoan atas keputusan Allah dan menerima (pasrah) terhadap ketetapanNya, ia mengetahui bahwasanya apa yang di sisi Allah lebih baik bagi orang-orang yang baik, dan pada ketetapan Allah lebih baik bagi wali-wali Allah yang baik" (Syarh shahih Al-Bukhari)
Orang yang qona'ah benar-benar telah mengumpulkan banyak amalan-amalan hati yang sangat tinggi nilainya. Ia senantiasa berhusnudzon kepada Allah, bahwasanya apa yang Allah tetapkan baginya itulah yang terbaik baginya. Ia bertawakkal kepada Allah dengan menyerahkan segala urusannya kepada Allah, sedikitnya harta di tangannya tetap menjadikannya bertawakkal kepada Allah, ia lebih percaya dengan janji Allah daripada kemolekan dunia yang menyala di hadapan matanya.
Al-Hasan Al-Bashri pernah berkata ;
إِنَّ مِنْ ضَعْفِ يَقِيْنِكَ أَنْ تَكُوْنَ بِمَا فِي يَدِكَ أَوْثَقُ مِنْكَ بِمَا فِي يَدِ اللهِ
"Sesungguhnya diantara lemahnya imanmu engkau lebih percaya kepada harta yang ada di tanganmu dari pada apa yang ada di sisi Allah" (Jami'ul 'Uluum wal hikam 2/147)
Orang yang qona'ah tidak terpedaya dengan harta dunia yang mengkilau, dan ia tidak hasad kepada orang-orang yang telah diberikan Allah harta yang berlimpah. Ia qona'ah… ia menerima semua keputusan dan ketetapan Allah. Bagaimana orang yang sifatnya seperti ini tidak akan bahagia..???!!!
Allah berfirman :
مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam Keadaan beriman, Maka Sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan Sesungguhnya akan Kami beri Balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan. (An-Nahl : 97)
Ali bin Abi Tholib radhiallahu 'anhu dan Al-Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata :الحَيَاةُ الطَّيِّبَةُ الْقَنَاعَةُ Kehidupan yang baik adalah qona'ah (Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir At-Thobari dalam tafsirnya 17/290)
Renungkanlah bagaimana kehidupan orang yang paling bahagia yaitu Nabi kita shallallahu 'alahi wa sallam…sebagaimana dituturkan oleh Aisyah radhiallahu 'anhaa:
عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّهَا قَالَتْ لِعُرْوَةَ ابْنَ أُخْتِي إِنْ كُنَّا لَنَنْظُرُ إِلَى الْهِلَالِ ثُمَّ الْهِلَالِ ثَلَاثَةَ أَهِلَّةٍ فِي شَهْرَيْنِ وَمَا أُوقِدَتْ فِي أَبْيَاتِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَارٌ فَقُلْتُ يَا خَالَةُ مَا كَانَ يُعِيشُكُمْ قَالَتْ الْأَسْوَدَانِ التَّمْرُ وَالْمَاءُ إِلَّا أَنَّهُ قَدْ كَانَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جِيرَانٌ مِنْ الْأَنْصَارِ كَانَتْ لَهُمْ مَنَائِحُ وَكَانُوا يَمْنَحُونَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ أَلْبَانِهِمْ فَيَسْقِينَا
Aisyah berkata kepada 'Urwah, "Wahai putra saudariku, sungguh kita dahulu melihat hilal kemudian kita melihat hilal (berikutnya) hingga tiga hilal selama dua bulan, akan tetapi sama sekali tidak dinyalakan api di rumah-rumah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam". Maka aku (Urwah) berkata, "Wahai bibiku, apakah makanan kalian?", Aisyah berkata, "Kurma dan air", hanya saja Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memiliki tetangga dari kaum Anshoor, mereka memiliki onta-onta (atau kambing-kambing) betina yang mereka pinjamkan kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam untuk diperah susunya, maka Rasulullahpun memberi susu kepada kami dari onta-onta tersebut" (HR Al-Bukhari no 2567 dan Muslim no 2972)
Dua bulan berlalu di rumah Rasulullah akan tetapi tidak ada yang bisa dimasak sama sekali di rumah beliau shallallahu 'alaihi wa sallam. Makanan beliau hanyalah kurma dan air.
Rumah beliau sangatlah sempit sekitar 3,5 kali 5 meter dan sangat sederhana. 'Athoo' Al-Khurosaani rahimahullah berkata : "Aku melihat rumah-rumah istri-istri Nabi terbuat dari pelepah korma, dan di pintu-pintunya ada tenunan serabut-serabut hitam. Aku menghadiri tulisan (keputusan) Al-Waliid bin Abdil Malik (khalifah tatkala itu) dibaca yang memerintahkan agar rumah istri-istri Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dimasukan dalam areal mesjid Rasululullah. Maka aku tidak pernah melihat orang-orang menangis sebagaimana tangisan mereka tatkala itu (karena rumah-rumah tersebut akan dipugar dan dimasukan dalam areal mesjid-pen). Aku mendengar Sa'iid bin Al-Musayyib berkata pada hari itu :
واللهِ لَوَدِدْتُ أَنَّهُمْ تَرَكُوْهَا عَلَى حَالِهَا يَنْشَأُ نَاشِيءٌ مِنْ أَهْلِ الْمَدِيْنَةِ وَيَقْدُمُ الْقَادِمُ مِنَ الأُفُقِ فَيَرَى مَا اكْتَفَى بِهِ رَسُوْلُ اللهِ فِي حَيَاتِهِ فَيَكُوْنُ ذَلِكَ مِمَّا يُزَهِّدُ النَّاسَ فِي التَّكَاثُرِ وَالتَّفَاخُرِ
"Sungguh demi Allah aku sangat berharap mereka membiarkan rumah-rumah Rasulullah sebagaimana kondisinya, agar jika muncul generasi baru dari penduduk Madinah dan jika datang orang-orang dari jauh ke kota Madinah maka mereka akan melihat bagaimana kehidupan Rasulullah, maka hal ini akan menjadikan orang-orang mengurangi sikap saling berlomba-lomba dalam mengumpulkan harta dan sikap saling bangga-banggaan" (At-Tobaqoot Al-Kubroo li Ibn Sa'ad 1/499)
Orang-orang mungkin mencibirkan mulut tatkala memandang seorang yang qona'ah yang berpenampilan orang miskin.., karena memang ia adalah seorang yang miskin harta. Akan tetapi sungguh kebahagiaan telah memenuhi hatinya.
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
لَيْسَ الْغِنَى عَنْ كَثْرَةِ الْعَرَضِ وَلَكِنَّ الْغِنَى غِنَى النَّفْسِ
"Bukanlah kekayaan dengan banyaknya harta benda, akan tetapi kekayaan yang haqiqi adalah kaya jiwa (hati)" (HR Al-Bukhari no 6446 dan Muslim no 1050)
Ibnu Battool rahimahullah berkata, "Karena banyak orang yang dilapangkan hartanya oleh Allah ternyata jiwanya miskin, ia tidak nerimo dengan apa yang Allah berikan kepadanya, maka ia senantiasa berusaha untuk mencari tambahan harta, ia tidak perduli dari mana harta tersebut, maka seakan-akan ia adalah orang yang kekurangan harta karena semangatnya dan tamaknya untuk mengumpul-ngumpul harta. Sesungguhnya hakekat kekayaan adalah kayanya jiwa, yaitu jiwa seseorang yang merasa cukup (nerimo) dengan sedikit harta dan tidak bersemangat untuk menambah-nambah hartanya, dan nafsu dalam mencari harta, maka seakan-akan ia adalah seorang yang kaya dan selalu mendapatkan harta" (Syarh Ibnu Batthool terhadap Shahih Al-Bukhari)
Abu Dzar radhiallahu 'anhu menceritakan bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah berkata kepadanya:
يَا أَبَا ذَر، أَتَرَى كَثْرَةَ الْمَالِ هُوَ الْغِنَى؟ قُلْتُ : نَعَمْ يَا رَسُوْلَ اللهِ، قَالَ : أَفَتَرَى قِلَّةِ الْمَالِ هُوَ الْفَقْرُ؟ قُلْتُ : نَعَمْ يَا رَسُوْلَ اللهِ. قال : إِنَّمَا الْغِنَى غِنَى الْقَلْبِ وَالْفَقْرُ فَقْرُ الْقَلْبِ
"Wahai Abu Dzar, apakah engkau memandang banyaknya harta merupakan kekayaan?". Aku (Abu Dzar) berkata : "Iya Rasulullah". Rasulullah berkata : "Apakah engkau memandang bahwa sedikitnya harta merupakan kemiskinan?", Aku (Abu Dzar ) berkata, "Benar Rasulullah". Rasulullahpun berkata : "Sesungguhnya kekayaan (yang hakiki-pen) adalah kayanya hati, dan kemisikinan (yang hakiki-pen) adalah miskinnya hati" (HR Ibnu Hibbaan dan dishahihkan oleh Syaikh Albani dalam shahih At-Targiib wa At-Tarhiib no 827)
Maka orang yang qona'ah meskpun miskin namun pada hakikatnya sesungguhnya ialah orang yang kaya.
Thursday, 7 April 2011
Apabila do'a kita mau cepat dikabul Allah,,,,
Posted by Thie Chubiez at 20:15Begitulah wahai saudaraku, amal saleh memang akan membedakan kita semua dari yang laen. Apalagi dalam kaitannya dengan doa dan harapan kita. Berdoalah kita pada-Nya, jangan dengan tangan kosong. Tapi berilah sesuatu ke Allah, dari amal sedekah kita, dan amaliyah keseharian kita. Insya Allah bayaran ini pun bukan buat Allah, tapi kembali lagi pada kita.
Mudah-mudahan Allah menerima amal kita.
Subhaanallaah. Maha Suci Allah yang ga pantes saya samakan dengan makhluk-Nya. Allah tentu saja Maha Mengingat. Tapi siloka nya seperti itu. Coba saja kita lakukan itu. Dhuha nya disiplinkan. Insya Allah, perjalanan doa dan sedekah kita, akan tercapai dengan kecepatan yang mengagumkan. Apalagi Allah dan Rasul-Nya menjanjikan pahala kebaikan dhuha yang luar biasa.
Shalat dhuha 2 rakaat, merupakan pembuka pintu rizki yang masya Allah. Ia bahkan setara pahalanya dengan ibadah haji dan umrah yang makbul. Bayangkan, yang makbul! Sedangkan kita ibadah haji dan umrah benernya saja beloman tentu makbul.
Dan segudang lagi fadhilah dhuha yang besar sekali manfaatnya dunia akhirat. Kalo bisa, jangan 2 rakaat shalatnya. Tapi 4, 6 atau bahkan 8 dan 12. Insya Allah, jadilah hamba-Nya yang berbeda.
Inilah yang saya sebut dengan mintalah sejak malam. Yakni lewat tahajjud, lewat shalat malam. Ketika hamba-hamba Allah bersiap-siap dari pagi, kita sudah bersiap sejak malamnya. Masya Allah. Kita terjaga dari tidur kita, sebab kepengen menghadap duluan ke hadirat Ilahi Rabbi yang memiliki pagi, siang dan sore. Allah pemilik segala hasil dari ikhtiar kita. Bahkan Allah lah yang memiliki ikhtiar kita. Kalau DIA tidak menghendaki kita berikhtiar, adalah mudah bagi-Nya. Dengan dibuat sakit kepala saja, maka bisa jadi kita akan segera memarkir badan kita dan beristirahat. Dan sebaliknya, karena rizki juga milik-Nya, maka kalau DIA sudah berkenan menjadikan rizki menjadi bahagian dari rizki kita, maka ikhtiar kita menjadi tidak perlu bagi-Nya. Bisa saja kita kemudian diberi-Nya rizki bukan lewat jalan ikhtiar kita.
Pengen jajal? Coba saja istiqamahkan bangun malam, dan rasakan perbedaannya di kehidupan kita, di kualitas hidup kita, di perbedaan hasil kerja dan usaha kita, termasuk di perjalanan doa dan sedekah kita.
Maka, biasakanlah berdoa. Justru di saat kita sehat, lapang, ga ada keperluan, ga ada hajat mendesak, sedang kaya, sedang jaya, sedang lancar-lancarnya usaha, sedang baik-baiknya anak-anak dan keluarga. Insya Allah ini akan menjadikan kita dikenal di langit sebagai orang-rang yang bila berdoa, sekali angkat tangan Allah akan kabulkan. Bahkan seperti siloka di atas, ga perlu mengangkat tangan saja, sudah Allah akan berikan yang baru terbersit di hati dan pikiran. Masya Allah. Juga biasakanlah bersedekah di saat-saat di mana Allah melapangkan semua jalan bagi kita. Supaya Allah jaga nikmat-Nya untuk kita dan senantiasa ditambah segala nikmat sebab kita dah jadi hamba-Nya yang bersyukur.
Subhaanallaah, semoga Allah dan para malaikat-Nya betul mengenali kita sebagai hamba-Nya yang saleh, rajin dan taat beribadah. Amin Allahumma amin.


